Apa (itu) Arti Hidup

Rekan-rekan saya, teman dunia maya yang saya hormati.

Perkenankan saya mengucapkan sepatah dua patah kata sebagai wujud apresiasi. Ini erat kaitannya dengan sepak terjang kalian. Khususnya, dalam mempengaruhi kehidupan saya. Perihal menemukan apa itu arti hidup.

Kawan, aku ingat benar waktu itu. Sebelum aku mengenal kalian. Aku selalu kesulitan ketika ditanya apa itu arti hidup. Kadang kala, atau bahkan sering kali hanya kujawab dengan menyebutkan ciri-ciri makhluk hidup.

Tapi semenjak aku mengenal kalian, aku sadar, hidup itu bukan bernapas. Bukan pula makan atau cukup dengan berkembang biak. Satu lagi, salah besar jika hidup hanya diartikan sebatas mengeluarkan zat sisa.

Sungguh, aku sangat berterima kasih kepada kalian. Dengan interaksi yang intens dan terus menerus, akhirnya aku bisa menemukan apa itu arti hidup. Meskipun demikian, aku belum bisa mengungkapkannya sekarang. Entah kapan, aku juga belum mengerti.

Mungkin tak banyak yang dapat aku tuliskan. Jika ada salah kata, mohon dimaafkan. Sekian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *